RSS

40 Tahun Berbuat Dosa

Dalam sebuah riwayat dijelaskan, bahwa pada zaman Nabi Musa as, kaum bani Israil pernah ditimpa musim kemarau panjang, lalu mereka berkumpul menemui Nabi Musa as dan berkata:

“Wahai Kalamullah, tolonglah doakan kami kepada Tuhanmu supaya Dia berkenan menurunkan hujan untuk kami!” Kemudian berdirilah Nabi Musa as bersama kaumnya dan mereka bersama-sama berangkat menuju ke tanah lapang. Dalam suatu pendapat dikatakan bahwa jumlah mereka pada waktu itu lebih kurang tujuh puluh ribu orang.

Setelah mereka sampai ke tempat yang dituju, maka Nabi Musa as mulai berdoa. Diantara isi doanya itu ialah: “Tuhanku, siramlah kami dengan air hujan-Mu, taburkanlah kepada kami rahmat-Mu dan kasihanilah kami terutama bagi anak-anak kecil yang masih menyusu, hewan ternak yang memerlukan rumput dan orang-orang tua yang sudah bongkok. Sebagaimana yang kami saksikan pada saat ini, langit sangat cerah dan matahari semakin panas.

Tuhanku, jika seandainya Engkau tidak lagi menganggap kedudukanku sebagai Nabi-Mu, maka aku mengharapkan keberkatan Nabi yang ummi yaitu Muhammad SAW yang akan Engkau utus untuk Nabi akhir zaman.

Kepada Nabi Musa as Allah menurunkan wahyu-Nya yang isinya: “Aku tidak pernah merendahkan kedudukanmu di sisi-Ku, sesungguhnya di sisi-Ku kamu mempunyai kedudukan yang tinggi. Akan tetapi bersama denganmu ini ada orang yang secara terang-terangan melakukan perbuatan maksiat selama empat puluh tahun. Engkau boleh memanggilnya supaya ia keluar dari kumpulan orang-orang yang hadir di tempat ini! Orang itulah sebagai penyebab terhalangnya turun hujan untuk kamu semuanya.”

Nabi Musa kembali berkata: “Wahai Tuhanku, aku adalah hamba-Mu yang lemah, suaraku juga lemah, apakah mungkin suaraku ini akan dapat didengarnya, sedangkan jumlah mereka lebih dari tujuh puluh ribu orang?” Allah berfirman: “Wahai Musa, kamulah yang memanggil dan Aku-lah yang akan menyampaikannya kepada mereka!.”

Menuruti apa yang diperintahkan oleh Allah, maka Nabi Musa as segera berdiri dan berseru kepada kaumnya: “Wahai seorang hamba yang durhaka yang secara terang-terangan melakukannya bahkan lamanya sebanyak empat puluh tahun, keluarlah kamu dari rombongan kami ini, karena kamulah, hujan tidak diturunkan oleh Allah kepada kami semuanya!”

Mendengar seruan dari Nabi Musa as itu, maka orang yang durhaka itu berdiri sambil melihat kekanan kekiri. Akan tetapi, dia tidak melihat seorangpun yang keluar dari rombongan itu. Dengan demikian tahulah dia bahwa yang dimaksudkan oleh Nabi Musa as itu adalah dirinya sendiri. Di dalam hatinya berkata: “Jika aku keluar dari rombongan ini, niscaya akan terbukalah segala kejahatan yang telah aku lakukan selama ini terhadap kaum bani Israil, akan tetapi bila aku tetap bertahan untuk tetap duduk bersama mereka, pasti hujan tidak akan diturunkan oleh Allah SWT.”

Setelah berkata demikian dalam hatinya, lelaki itu lalu menyembunyikan kepalanya di sebalik bajunya dan menyesali segala perbuatan yang telah dilakukannya sambil berdoa: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah durhaka kepada-Mu selama lebih empat puluh tahun, walaupun demikian Engkau masih memberikan kesempatan kepadaku dan sekarang aku datang kepada-Mu dengan ketaatan maka terimalah taubatku ini.” Beberapa saat selepas itu, kelihatanlah awan yang bergumpalan di langit, seiring dengan itu hujanpun turun dengan lebatnya bagaikan ditumpahkan dari atas langit.

Melihat keadaan demikian maka Nabi Musa as berkata: “Tuhanku, mengapa Engkau memberikan hujan kepada kami, bukankah di antara kami tidak ada seorangpun yang keluar serta mengakui akan dosa yang dilakukannya?”

Allah berfirman: “Wahai Musa, aku menurunkan hujan ini juga di sebabkan oleh orang yang dahulunya sebagai sebab Aku tidak menurunkan hujan kepada kamu.”

Nabi Musa berkata: “Tuhanku, lihatkanlah kepadaku siapa sebenarnya hamba-Mu yang taat itu?”

Allah berfirman: “Wahai Musa, dulu ketika dia durhaka kepada-Ku, Aku tidak pernah membuka aibnya. Apakah sekarang. Aku akan membuka aibnya itu ketika dia telah taat kepada-Ku? Wahai Musa, sesungguhnya Aku sangat benci kepada orang yang suka mengadu. Apakah sekarang Aku harus menjadi pengadu?”

(Dikutip dari buku: “1001 Keinsafan “Kisah-kisah Insan Bertaubat. Oleh: Kasmuri Selamat M A)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cerpen : Aku Ingin Mencintaimu Dengan Cara Sederhana

Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.

Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”

Sekarang, pagi-pagi ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan beberapa dokumen rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi. Aku memang sengaja tidak mengingatkannya tentang ulang tahun perkawinan kami. Aku ingin mengujinya, apakah ia ingat atau tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik napas panjang.

Heran, apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan sendiri? Aku mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku. Ia kalem dan tidak ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak pernah ada bunga pada momen-momen istimewa atau puisi yang dituliskan di selembar kertas merah muda seperti yang sering kubayangkan saat sebelum aku menikah.

Sedangkan aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya hadiah dengan kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya. Aku juga tidak lupa mengucapkan berpuluh kali kata I love you setiap minggu. Mengirim pesan, bahkan puisi lewat sms saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku cinta harus diekspresikan dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian dari cinta.

Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya. Tetapi, masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku sudah mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku kesal titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan. Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun perkawinan kami. Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami sempat pergi berdua untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari. Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.

Rasa kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah, beberapa kali kami bertengkar minggu ini.

Sebenarnya, hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku. Aku ingin berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal menyenangkan. Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’. Sulit sekali baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir pekan seperti ini. Mungkin, karena kami belum mempunyai anak. Sehingga ia tidak merasa perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.

”Hen, kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku menatapku heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti suami romantis yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe laki-laki serius yang hobinya bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi enggak humoris. Pokoknya, hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan. Isinya cuma kerja, kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar. Aku cuma senyum-senyum saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku untuk menerima lamaranku lewat Diah.

”Kamu kok gitu, sih? Enggak senang ya kalau aku jadi kakak iparmu?” tanyaku sambil cemberut. Diah tertawa melihatku. ”Yah, yang seperti ini mah tidak akan dilayani. Paling ditinggal pergi sama A’ Ridwan.” Diah tertawa geli. ”Kamu belum tahu kakakku, sih!” Tetapi, apapun kata Diah, aku telah bertekad untuk menerima lamaran Aa’. Aku yakin kami bisa saling menyesuaikan diri. Toh ia laki-laki yang baik. Itu sudah lebih dari cukup buatku.

Minggu-minggu pertama setelah perkawinan kami tidak banyak masalah berarti. Seperti layaknya pengantin baru, Aa’ berusaha romantis. Dan aku senang. Tetapi, semua berakhir saat masa cutinya berakhir. Ia segera berkutat dengan segala kesibukannya, tujuh hari dalam seminggu. Hampir tidak ada waktu yang tersisa untukku. Ceritaku yang antusias sering hanya ditanggapinya dengan ehm, oh, begitu ya… Itupun sambil terkantuk-kantuk memeluk guling. Dan, aku yang telah berjam-jam menunggunya untuk bercerita lantas kehilangan selera untuk melanjutkan cerita.

Begitulah… aku berusaha mengerti dan menerimanya. Tetapi pagi ini, kekesalanku kepadanya benar-benar mencapai puncaknya. Aku izin ke rumah ibu. Kukirim sms singkat kepadanya. Kutunggu. Satu jam kemudian baru kuterima jawabannya. Maaf, aku sedang rapat. Hati-hati. Salam untuk Ibu. Tuh, kan. Lihat. Bahkan ia membutuhkan waktu satu jam untuk membalas smsku. Rapat, presentasi, laporan keuangan, itulah saingan yang merebut perhatian suamiku.

Aku langsung masuk ke bekas kamarku yang sekarang ditempati Riri adikku. Kuhempaskan tubuhku dengan kesal. Aku baru saja akan memejamkan mataku saat samar-samar kudengar Ibu mengetuk pintu. Aku bangkit dengan malas.

”Kenapa Hen? Ada masalah dengan Ridwan?” Ibu membuka percakapan tanpa basa-basi. Aku mengangguk. Ibu memang tidak pernah bisa dibohongi. Ia selalu berhasil menebak dengan jitu.

Walau awalnya tersendat, akhirnya aku bercerita juga kepada Ibu. Mataku berkaca-kaca. Aku menumpahkan kekesalanku kepada Ibu. Ibu tersenyum mendengar ceritaku. Ia mengusap rambutku. ”Hen, mungkin semua ini salah Ibu dan Bapak yang terlalu memanjakan kamu. Sehingga kamu menjadi terganggu dengan sikap suamimu. Cobalah, Hen pikirkan baik-baik. Apa kekurangan Ridwan? Ia suami yang baik. Setia, jujur dan pekerja keras. Ridwan itu tidak pernah kasar sama kamu, rajin ibadah. Ia juga baik dan hormat kepada Ibu dan Bapak. Tidak semua suami seperti dia, Hen. Banyak orang yang dizholimi suaminya. Na’udzubillah!” Kata Ibu.

Aku terdiam. Yah, betul sih apa yang dikatakan Ibu. ”Tapi Bu, dia itu keterlaluan sekali. Masak Ulang tahun perkawinan sendiri tiga kali lupa. Lagi pula, dia itu sama sekali tidak punya waktu buat aku. Aku kan istrinya, bu. Bukan cuma bagian dari perabot rumah tangga yang hanya perlu ditengok sekali-sekali.” Aku masih kesal. Walaupun dalam hati aku membenarkan apa yang diucapkan Ibu.

Ya, selain sifat kurang romantisnya, sebenarnya apa kekurangan Aa’? Hampir tidak ada. Sebenarnya, ia berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakanku dengan caranya sendiri. Ia selalu mendorongku untuk menambah ilmu dan memperluas wawasanku. Ia juga selalu menyemangatiku untuk lebih rajin beribadah dan selalu berbaik sangka kepada orang lain. Soal kesetiaan? Tidak diragukan. Diah satu kantor dengannya. Dan ia selalu bercerita denganku bagaimana Aa’ bersikap terhadap rekan-rekan wanitanya di kantor. Aa’ tidak pernah meladeni ajakan Anita yang tidak juga bosan menggoda dan mengajaknya kencan. Padahal kalau mau, dengan penampilannya yang selalu rapi dan cool seperti itu, tidak sulit buatnya menarik perhatian lawan jenis.

”Hen, kalau kamu merasa uring-uringan seperti itu, sebenarnya bukan Ridwan yang bermasalah. Persoalannya hanya satu, kamu kehilangan rasa syukur…” Ibu berkata tenang.

Aku memandang Ibu. Perkataan Ibu benar-benar menohokku. Ya, Ibu benar. Aku kehilangan rasa syukur. Bukankah baru dua minggu yang lalu aku membujuk Ranti, salah seorang sahabatku yang stres karena suaminya berselingkuh dengan wanita lain dan sangat kasar kepadanya? Bukankah aku yang mengajaknya ke dokter untuk mengobati memar yang ada di beberapa bagian tubuhnya karena dipukuli suaminya?

Pelan-pelan, rasa bersalah timbul dalam hatiku. Kalau memang aku ingin menghabiskan waktu dengannya hari ini, mengapa aku tidak mengatakannya jauh-jauh hari agar ia dapat mengatur jadualnya? Bukankah aku bisa mengingatkannya dengan manis bahwa aku ingin pergi dengannya berdua saja hari ini. Mengapa aku tidak mencoba mengatakan kepadanya, bahwa aku ingin ia bersikap lebih romantis? Bahwa aku merasa tersisih karena kesibukannya? Bahwa aku sebenarnya takut tidak lagi dicintai?

Aku segera pamit kepada Ibu. Aku bergegas pulang untuk membereskan rumah dan menyiapkan makan malam yang romantis di rumah. Aku tidak memberitahunya. Aku ingin membuat kejutan untuknya.

Makan malam sudah siap. Aku menyiapkan masakan kegemaran Aa’ lengkap dengan rangkaian mawar merah di meja makan. Jam tujuh malam, Aa’ belum pulang. Aku menunggu dengan sabar. Jam sembilan malam, aku hanya menerima smsnya. Maaf aku terlambat pulang. Tugasku belum selesai. Makanan di meja sudah dingin. Mataku sudah berat, tetapi aku tetap menunggunya di ruang tamu.

Aku terbangun dengan kaget. Ya Allah, aku tertidur. Kulirik jam dinding, jam 11 malam. Aku bangkit. Seikat mawar merah tergeletak di meja. Di sebelahnya, tergeletak kartu ucapan dan kotak perhiasan mungil. Aa’ tertidur pulas di karpet. Ia belum membuka dasi dan kaos kakinya.

Kuambil kartu ucapan itu dan kubuka. Sebait puisi membuatku tersenyum.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Lewat kata yang tak sempat disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu. *
For vieny, welcome to your husband’s heart.

*dikutip dari Aku ingin mencintaimu dengan sederhana karya Sapardi Djoko Damono.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Obat Radang Tenggorokan

Seperti kita ketahui minum obat merupakan jalan terakhir setelah sakit menyerang dan tetap saja yang paling penting mencegahnya. Tapi siapa yang tak tergiur dengan gorengan, minum yang seger-seger dan makanan yang pedas. Padahal ke-3 jenis makanan dan minuman itulah penyebab utama radang tenggorokan saya.
Radang tenggorokan yang saya derita memiliki gejala-gejala badan panas, demam, jika digunakan untuk menelan rasanya sakit, suara serak bahkan sampai membuat suara hilang, dan kadang disertai dengan flu. Jika itu semua terjadi dan belum sedemikian parah, saya biasanya akan menghentikan kegiatan makan dan minum seperti diatas, tapi jika sudah parah maka obat dibawah ini bisa digunakan untuk mempercepat penyembuhan.

1. ANTIBIOTIK
antibiotik yang umum yang bisa di gunakan Amoxicillin dan Cefadroxil. Harganya murah, hanya Rp 10.000-an sepapan yg berisi 10 biji obat. Diminum 2-3 kali sehari dan berhubung ini antibiotik maka harus dihabiskan. Ingat, jika anda minum obat antibiotik maka itu harus dihabiskan.

2. ANALGESIK DAN ANTIPIRETIK
obat ini seperti panadol, aspirin, paracetamol generik. Harga nya pun Rp 10.000-an sepapan diminum 3 kali sehari, jika panas mereda boleh menghentikan minum obatnya. Obat ini berguna sebagai pain killer untuk mengurangi nyeri dan menurunkan panas. Saya menggunakan obat ini jika sudah benar-2 tidak bisa mengakomodir panas dan nyeri di badan.

3. MULTIVITAMIN
Minum vitamin C dan atau B kompleks. Vitamin berguna untuk segera memulihkan daya tahan tubuh. Pilih yang murah atau mahal. Hanya saja seringnya saya makan buah-buahan saja untuk mendapatkan vitamin yang dibutuhkan. Buahnya bisa apa saja mulai dari apel, pisang, mangga sampai kurma.
Dengan mengetahui obat radang tenggorokan seperti di atas, maka kita tidak perlu lagi ke dokter. Kenali gejalanya dan segera beli obatnya di apotek. Dengan begitu kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk berobat ke dokter.
Sedangkan untuk yang sering mengalami radang tenggorokan usahakan hindari makan dan minum yang saya sebutkan di atas, karena sejak saya mengurangi makan dan minum seperti diatas radang tenggorokan saya sudah lama tidak kambuh. Sayangi diri anda dan keluarga anda.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tips Pacaran Jarak Jauh (LDR= Long Distance Relationship)

Pacaran jarak jauh itu bisa menyenangkan atau membuat kita menderita bahkan sampai ketingkat membosankan tergantung dari segi mana kita memandang dan menjalaninyaduit. Kalau menurut teman-teman hal itu menyenangkan, saya bisa mengkategorikan kalian sebagai sosok pemuda tampan sang Petualang Cinta (Kasarnya Buaya Darat). "Pacaran jarak jauh itu menyenangkan karena saya bebas mencari wanita lain yang lebih waw, bebas memberikan senyuman kepada siapa saja yang tertangkap oleh mata binalku ini, Dan yang paling utama yaitu saya bisa membagikan cinta dan kasih sayangku kepada semua wanita yang membutuhkan!!", salah satu jawaban andalan sang Petualang cintaencem.

Oke..Setelah kita ngalor ngidul seharian suntuk,kita langsung saja bahas Tips Menjaga Hubungan Pacaran Jarak Jauh. Tips ini sudah mendapatkan izin dari DEPKES dan terbukti tidak mengandung Melamin. Tipsnya sudah mau dibagikan sekarang atau kita mau jalan-jalan dulu nengok Informasi Busby Seo Test dan Peserta Busby seo test dari Indonesia?? Ga usah?? Kalo begitu kita langsung aja, dah siap?? Pegangan yaaa.. Dan tipsnya adalah:

1. Menjaga Komunikasi
adacall
Ini adalah salah satu bagian paling vital ditubuh wanita eh maksudnya dalam hubungan pacaran baik itu jarak dekat maupun jarak jauh tetap Rp2000. Komunikasi yang tidak lancar akan menjadi batu sandungan dalam suatu hubungan pacaran jarak jauh. Sesekali kirimkan dia Sms Cinta yang "Menggigit", tapi jangan terlalu sering karena Do'i mungkin akan merasa bosan bahkan malah balik "menggigit "andalove."Tapi Chik..Pulsaku ga cukup buat ngirim Sms Cinta, Soalnya pacarku di Amrik!!", Makanya baca cara Sms Gratis Lewat Internet atau Sms Gratis Facebook dan Friendster nerd. Beruntunglah kalian wahai pemuda yang hidup di jaman sekarang, karena semuanya lebih dimudahkan!! Selain berkomunikasi lewat Handphone, ada baiknya juga menggunakan teknologi tahun satu yaitu Kantor Pos. Kirimkan Do'i surat cinta yang adalah tulisan tangan anda sendiri, berikan tanda tangan atau Gincu. Walaupun agak Ndeso tapi entah kenapa surat kadang lebih menyentuh hati. Makanya jangan heran kalau anda biasa mendengar di media elektronik tentang surat putusan perceraian bukan Email Putusan Perceraian atau Sms Putusan Perceraian adus.

2. Percaya dan Kepercayaan
Tumbuhkan rasa percaya antara kalian. Saling percaya adalah modal utama untuk membangun hubungan pacaran jarak jauh. Jika sudah ada rasa saling percaya diantara kalian, saya yakin walaupun pasangan anda tinggal dibulan sedangkan anda di bumi, semuanya akan baik2 saja.

3. Jadwal Pertemuan
Aturlah jadwal pertemuan anda dengan sang Kekasih tercinta. Lebih bagus lagi jika anda melakukan SiDak (Inspensi Mendadak), sehingga ada efek kejutan atau Suprianto eh surprise, tapi perhatikan dan cari informasi tentang rutinitas dan jadwal kerja do'i. Jangan sampai anda berkunjung ke kotanya sementara dia juga lagi keluar kota (Mungkin Mengunjungi yang Lain).

4. Hindari Rasa Bosan terhadap Pasangan
Dalam Hubungan Pacaran Jarak Jauh, Rasa bosan adalah salah satu penyebab hancurnya suatu hubungan. Jika anda mulai merasa bosan, Coba pandangi fotonya (yang udah dicetak, bukan klise foto) lagi dan bayangkan masa-masa indah bersama do'i. Jangan bayangkan yang jorok-jorok plisss!! Berpikirlah seribu enam ratus delapn puluh tiga kali jika anda mau mengatakan saya bosan kepadanya. Seperti kata teman saya itu hanyalah perasaan yang muncul sesaat
banyakckp. Benarkah demikian?? Yang bisa jawab angkat tangan, karena ini adalah pertanyaan rebutanmenari.

5. Pikirkan matang-matang Mau dibawa kemana Hubungan ini
Tidak semua orang bisa menjalani hubungan jarak jauh dengan baik. Perlu banyak kesabaran dan usaha untuk melewati itu semua. Coba pertimbangkan positif dan negatif hubungan yang tengah dijalani. Apakah anda dan pasangan bahagia? Apakah anda lebih sering bertengkar daripada bermesraan? Apakah hubungan berubah menjadi buruk setelah kekasih pindah ke kota lain? Dan berbagai hal lainnya.Jika setelah ditimbang ternyata hal buruk lebih unggul, tak ada salahnya anda berpikir dua kali empat sama dengan delapan untuk melanjutkan hubungan jarak jauh
doa. Jangan tergesa-gesa mengakhiri hubungan, bicarakan dulu baik-baik dengan Do'i. Beri alasan dan argumen yang tepat. Pada akhirnya, akan sangat baik jika anda dan pasangan bisa menemukan jalan keluar. Siapa tahu adanya perubahan malah akan membuat lebih mesra. Tapi jika tidak, kenyataan pahit memang harus ditempuh. Lagian siapa yang mau terus-terusan sedih dan menderita karena cinta.

Nah sudah pada mengerti semua?? "Sudah Bu Guruuuu!!"
sembah, kalo memang jodoh ga bakalan kemana-mana. Jadi jangan takut y anak-anak karena hubungan jarak jauh itu tenyata bisa kita siasati dengan tips-tips diatas. Kalo anda mempunyai tips-tips yang lain, tolong dibagikan agar teman-teman yang lain bisa belajar dan mendapat sedikit masukan. ^___^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berikut ini nihh Tips Menyelamatkan Hubungan Setelah Selingkuh.

Boleh saja Anda memiliki pacar yang kualitasnya tidak ada yang menandingi. Tapi apa boleh buat, saat godaan datang, Anda tidak kuat menahan gairah. Apalagi hari gini, pergaulan kerap dianggap salah satu penyebab perelingkuhan. Bentuk “perselingkuhan” bisa bermacam-macam. Mulai dari yang berkadar rendah seperti flirting dengan rekan kantor di cubicle sebelah, hingga yang kelas berat seperti menduakan cinta si dia. Memang betul, Anda memang harus menjaga cinta dan hubungan dengan si dia. Tapi kalau hal ini sampai terjadi, segera bertobatlah! Setelah itu coba handle masalah tersebut dengan cara yang terbaik. Berikut ini Tips menyelamatkan hubungan setelah Anda ketahuan selingkuh:

1. Biarkan Mulut Terkunci. Mungkin selam ini Anda percaya kalau kejujuran adalah segalanya. Tapi menurut para ahli, tidak untuk masalah yang satu ini. Lebih baik diam saja, begitu menurut Marcella Bakur Weiner, Ph.D, penulis Cheaters. Mungkin saja bercerita akan membuat suasana hati Anda akan lebih baik. Tapi, konsekunsinya, Anda akan menyakiti hatinya dan si dia pun tak percaya lagi kepada Anda. Selain itu jangan ceritakan kepada orang lain. Bercerita kepada satu mulut bisa berakibat fatal. Biarpun itu pada sahabat sekalipun!

2. Apa Yang Anda Mau. Menurut ahli, Anda selingkuh karena punya problem dalam hubungan cinta. “Biasanya karena Anda merasa jenuh atau merasa tidak diperhatikan atau bisa juga ingin tantangan lain. Makanya Anda merasa kalau pria lain pasti akan memberikan sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh pasangan,” kata Ruth Houston, penulis Is He Cheating on You? Jika Anda sudah kapok dan merasa kalau cinta Anda kepada si dia (pacar resmi) lebih berarti, segeralah selesaikan masalah. Kalau tidak, hal ini akan berlarut-larut dan malah adi makin berantakan. “Utarakan kepada si dia apa yang sebetulnya Anda butuhkan, “ kata Houston lagi. Tapi dengan catatan, jangan mengaku mengapa Anda melakukan hal ini. Ingat, problem dengan pasangan pasti ada solusinya. Selesaikan dulu, dan bukan potong kompas mencari kehangantan di pelukan pria lain. Kalau hubungan tak bisa diselamatkan, putus saja dulu, setelah itu Anda baru boleh berpaling. 

 3. Si Dia Akhirnya Mengetahui. Terkadang sepintar-pintarnya Anda menyembunyikan rahasia, si dia akan tahu juga. Mungkin si dia punya bakat jadi detektif atau betulan menyewa detektif untuk membuntuti And. Kalau Anda ingin kembali kepada si dia, satu-satunya yang harus dilakukan adalah meminta maaf dan berjanji tak akan mengulanginya lagi. Nah, sekarang tiba saatnya untuk mengkaji ulang kenapa Anda melakukan perbuatan itu. Tunggu sekitar 2 minggu sebelum Anda mengajak bicara soal latar belakang Anda berpaling dari si dia.“Si dia butuh waktu untuk bisa berpikir jernih,” kata weiner. peristiwa ini akan membuat rasapercaya dirinya langsung drop. Jadi dongkrak lagi egonya yang terluka. Kalau dia minta waktu, berikan hingga akhirnya di memaafkan Anda (semoga).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS